
Pemeriksaan Plagiarisme
Jurnal Aksi dan Pemberdayaan Masyarakat (JAYAMAS) berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan standar etika publikasi yang tinggi. Oleh karena itu, semua manuskrip yang dikirimkan ke JAYAMAS akan menjalani proses pemeriksaan plagiarisme sebelum diterbitkan.
1. Kebijakan Plagiarisme
· Semua naskah yang dikirimkan ke Jurnal Aksi dan Pemberdayaan Masyarakat (GERAK) harus merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan di jurnal lain.
· JAS tidak menoleransi plagiarisme dalam bentuk apa pun, termasuk: 1) Plagiarisme langsung: Menyalin teks, gambar, atau data dari sumber lain tanpa atribusi yang tepat. 2) Plagiarisme diri (self-plagiarism): Mempublikasikan kembali sebagian atau seluruh artikel yang sebelumnya telah diterbitkan oleh penulis tanpa pengungkapan yang jelas. Plagiarisme mosaik: Menggunakan frasa atau ide dari sumber lain tanpa kutipan yang memadai. Manipulasi referensi: Menggunakan kutipan yang salah atau referensi yang tidak sesuai dengan isi naskah.
2. Proses Pemeriksaan Plagiarisme
· Jurnal Aksi dan Pemberdayaan Masyarakat (JAYAMAS) menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme seperti Turnitin, iThenticate, atau Plagscan untuk mengevaluasi kesamaan teks dalam manuskrip yang dikirimkan.
· Batas toleransi kesamaan maksimum adalah 20%. Jika tingkat kesamaan lebih tinggi, maka: 1) Manuskrip akan dikembalikan kepada penulis untuk revisi atau perbaikan. 2) Jika plagiarisme terdeteksi dalam jumlah signifikan (lebih dari 30%), naskah akan langsung ditolak tanpa dipertimbangkan untuk publikasi.
3. Tindakan terhadap Plagiarisme
Jika ditemukan indikasi plagiarisme setelah publikasi, tindakan berikut akan diambil: 1) Penarikan artikel (retraction) jika terbukti ada pelanggaran serius. 2) Pemberitahuan resmi kepada penulis dan institusi terkait mengenai temuan plagiarisme. 3)Pelarangan pengiriman naskah selanjutnya kepada penulis yang terbukti melakukan plagiarisme dalam publikasi sebelumnya.
4. Rekomendasi untuk Penulis
Untuk menghindari plagiarisme, penulis dianjurkan untuk: 1) Mengutip semua sumber dengan benar sesuai dengan gaya referensi yang ditetapkan oleh GERAK. 2) Menulis ulang ide-ide dari sumber lain dengan bahasa sendiri (parafrase) sambil tetap memberikan kredit yang sesuai. 3) Menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme secara mandiri sebelum mengirimkan manuskrip untuk memastikan tingkat kesamaan berada dalam batas yang diperbolehkan.
Dengan kebijakan ini, Jurnal Aksi dan Pemberdayaan Masyarakat (JAYAMAS) berusaha untuk menjaga keaslian dan kualitas publikasi serta mempromosikan penelitian yang etis dan bertanggung jawab.
